Selasa, 03 April 2018

tips mudah pintar

bagi kamu yang ingin cepat menangkap pelajaran  berikut  5  tips nya.

1. Membuat Daftar Penting, Syarat / Konsep / Ide

Penelitian (Willis, J. 2008) menunjukan bahwa media yang berbeda merangsang bagian otak yang berbeda. Semakin banyak area otak yang diaktifkan, semakin besar kemungkinan itu adalah bahwa Anda akan memahami dan menyimpan informasi.

Contoh: Bahasa Inggris. Apa saja yang Anda ketahui tentang negara Inggris, seperti: Ratu Elizabeth II, Princess Kate, Big Ben, dll.
Tanyalah, apabila saya dapat berbahasa Inggris, apakah saya akan dapat pekerjaan yang lebih baik? dapat menafkahi orang tua dan kelurga?
Dengan sedikit mengerti tentang mata pelajaran, akan memudahkan siswa untuk menindaklanjuti dan mengambil keputusan untuk belajar yang lebih giat.


2. Jangan Melakukan Tugas Atau Hal Lainnya Atau Multitasking

Multitasking membuat Anda kurang produktif, lebih terganggu dan memperbodoh. Studi bahkan menunjukkan bahwa orang-orang yang mengaku menjadi baik di multitasking tidak benar-benar lebih jago dari rata-rata sebagian orang.
Siswa yang lebih efektif, fokus hanya pada satu hal, pada suatu waktu.
Contoh: jadi jangan mencoba untuk belajar sementara juga sebentar-sebentar membalas pesan teks, menonton TV dan memeriksa umpan Twitter Anda.


3. Menyederhanakan Dan Meringkas Informasi

Menulis beberapa catatan penting Anda dalam poin-poin. membuat lebih mudah untuk diingat daripada membaca sebuah paragraf yang panjang.
Gunakan pasangan yang membantu ingatan seperti akronim, karena ini terbukti meningkatkan efisiensi pembelajaran.
Contoh: warna pelangi mejikuhibiniu = merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu


4. Tuliskan Kekhawatiran Anda Di Secarik Kertas

Kuatir! Aku akan melakukannya dengan baik pada ujian ini?
Bagaimana jika saya lupa konsep-konsep, kunci dan persamaan?
Bagaimana jika ujian tersebut sulit dari yang diharapkan?

Dalam satu percobaan, para peneliti di University of Chicago menemukan bahwa siswa yang menulis tentang perasaan mereka tentang ujian mendatang yang dilakukan selama 10 menit, mereka akan memecahkan masalah lebih baik daripada siswa yang tidak menulis tentang kekhawatiran tersebut. Para peneliti mengatakan bahwa teknik ini mungkin sangat efektif untuk seseorang yang memiliki kebiasaan khawatir dalam situasi yang tertekan.
Psikolog Kitty Klein juga menunjukkan bahwa menulis yang bersifat ekspresif, dalam bentuk jurnal atau diary, meningkatkan memori dan belajar. Klein menjelaskan bahwa tulisan tersebut memungkinkan siswa untuk mengekspresikan perasaan negatif mereka, yang dapat membantu mereka untuk mengurangi rasa terganggu ini.

5. Menghubungkan Apa Yang Anda Pelajari Dengan Sesuatu Yang Anda Sudah Tahu

Misalnya, jika Anda belajar tentang listrik, Anda bisa menghubungkannya dengan aliran air. Tegangan ini mirip dengan tekanan air, arus ini mirip dengan laju aliran air, baterai ini mirip dengan pompa dan sebagainya.
Contoh lain: Anda dapat menganggap sel darah putih sebagai “tentara” yang mempertahankan tubuh kita terhadap penyakit, yang merupakan “musuh.”
Dibutuhkan waktu dan usaha untuk berpikir tentang bagaimana untuk menghubungkan informasi baru dengan apa yang Anda sudah tahu, tapi investasi ini jauh lebih baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar